Mengapa Memelihara Ikan Gurami Butuh Waktu yang Lama?

Posted on Januari 5, 2013

0


800px-Giant.gourami.arpGurami/gurame adalah ikan air tawar yang sangat populer, terutama di Pulau Jawa, harganyapun, jauh di atas rata-rata ikan air tawar pada umumnya. Kalau ikan Nila atau Mas masih dalam kisaran belasan ribu, harga gurami saat ini bisa mencapai 30rb.

Tapi keluhan sebagian pembudidaya adalah masa pemeliharaan gurami yang relatif lama, mengapa demikian? Jawabannya tidak ada kaitannya dengan teori fisiologi, genetika dsb. Jawabannya adalah permintaan Pasar.

Ya begitulah…. Kalau anda berbicara tentang ikan nila, lele atau ikan mas, berapa bobot ikan minimal per ekor yang pas untuk dikonsumsi? Rata-rata adalah 2,5 sampai 5 ons, bahkan untuk ikan lele, terkadang 1,25 ons saja sudah layak untuk dikonsumsi. Bagaimana dengan gurami? Minimal berat gurami yang biasa dikonsumsi di rumah makan adalah 7 ons.

Memang si, dalam laju pertumbuhan gurami agak sedikit lambat, tapi tidak signifikan sekali. Untuk mencapai berat seperti berat konsumsi ikan lainnya (2,5 ons), gurami tidak kalah jauh, bahkan kalau dibandingkan dengan ikan nilem, gurami cenderung lebih cepat. Tapi ketika ikan lain sudah siap dilonsumsi, gurami masih harus menambah bobotnya 3 kali lipat agar diterima pasar. Padahal kita tahu, semakin besar ikan, semakin lambat laju pertumbuhannya.

Sebenarnya tidak ada masalah dengan hal itu. Kalau pembudidaya ingin perputaran uang yang lebih cepat, mereka bisa jual gurami pada bobot berapapun (di bawah standar pasar). Tapi bukan ke pedagang atau rumah makan. Mereka bisa menjualnya ke pembudidaya lain yang memelihara gurami pada tingkatan bobot yang lebih tinggi. So… ga ada ruginya pelihara gurami, harga lebih mahal dan pakan lebih hemat. Siapa mau coba….

 

Ditandai: , ,
Posted in: Ikan