Penyakit ikan (bintik putih “ich”)

Posted on Februari 6, 2010

0


oleh   : Dhimas Ragil Kurnia
sumber : Balai Karantina dan Kesehatan Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Prov. Jawa Tengah.

Penyebab
Ichthyophthirius multifliis

Bio-Ekologi Patogen
– Protozoa dari golongan ciliata, ekosistem air tawar
– bentuk bulat/oval
– Diameter 50-1000 mikron
– diselaputi cilia
– inti sel seperti tapal kuda
– dalam siklus hidupnya harus menginfeksi ikan sebagai inang
– sangat ganas, infeksi berat dapat mematikan 100% populasi dalam waktu beberapa hari
– Menginfeksi semua jenis dan ukuran ikan

Gejala klinis
– Nafsu makan menurun
– gelisah
– Frekwensi pernafasan meningkat
– Cenderung mendekati inlet
– Bintik2 putih pada sirip, kulit atau insang

Diagnosa
– preparat ulas: lendir, sirip, insang
– Menggunakan microskop untuk melihat morfologi parasit

Pengendalian
– pertahankan temperatur air >29o C
– Menjaga stamina dan meningkatkan ketahanan tubuh ikan melalui imunostimulai (vit C) atau penyediaan pakan alami yang cukup.
– Meningkatkan frekwnsi pergantian air
– Perendaman dalam larutan campuran Malachit Green Oxalate (MGO) 0,15 ppm dengan formalin 15 ppm selama 12-24 jam.
– Perendaman dengan garam dapur 300 ppm atau kalium permanganat (PK) 0,01% = 19/10ltr selama 2 jam (aerasi/oksigen cukup).
– Perendaman dengan Acriflavin 10-15 ppm selama 15 menit.

DOWNLOAD VERSI MS.WORD DI SINI>>>