Streptocicciasis

Posted on Februari 13, 2010

0


Oleh : Dhimas Ragil Kurnia

Sumber : Balai Karantina dan Kesehatan Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Prop. Jawa Tengah

Penyebab

Streptococcus iniae

Bio-Ekologi Patogen

  • Bakteri gram positif, berbentuk bulat kecil (cocci), bergabung menyerupai rantai, non motil, koloni transparan dan halus
  • Infeksi Streptococcus pada ikan dapat berlangsung secara kronik hingga akut
  • Jenis ikan budidaya air tawar yang sering dilaporkan terinfeksi jenis bakteri ini adalah ikan nila
  • Seperti halnya mycobacteriosis, penyakit ini lebih banyak dilaporkan pada ikan yang dipelihara pada perairan tenang (stagnant) dan system resirkulasi
  • Infeksi Streptococcus banyak ditemukan di organ otak, sehingga ikan yang terinfeksi sering menunjukan tingkah laku abnormal seperti kejang atau berpoutar

Gejala Klinis

  • Nafsu makan menurun, lemah, tubuh berwarna gelap dan pertumbuhan lambat
  • Exopthalmia, pendarahan, perut gembung (dropsy) atau luka yang berkembang menjadi borok
  • Sering pula infeksi Streptococcus tidak menunjukan gejala klinis yang jelas kecuali kematian yang terus berlangsung.

Diagnosa

  • Isolasi dan identifikasi melalui uji bio-kimia

Pengendalian

  • Manajemen kesehatan ikan terpadu (inang, lingkungan dan pathogen)
  • Erythromycine 50-100 mg/kg ikan/hari melalui pakan selama 21 hari
  • Oxytetracycline 50-75 mg/kg ikan/hari melalui pakan selama 10 hari
  • Tetracycline 75-100 mg/kg ikan/hari melalui pakan selama 14 hari.

DOWNLOAD VERSI MS.WORD DI SINI>>