Terserang FLU

Posted on Desember 15, 2011

0


Satu minggu kemarin, aku baru saja mendapat kenikmaan dalam bentuk lain dari Sang pencipta, yaitu FLU. Itu mungkin gara-gara aku sering banget pulang dari Banjarnegara ke Purwokerto dengan diguyur hujan. Kadang, kalau hujannya pas lagi rata, 1,5 jam perjalanan full hujan, jadinya kedinginan sampai rumah. Apalagi aku orangnya suka ga makan siang di banjar alias milih makan di rumah, meskipun kadang sampai rumah jam 4. Jadinya bukan makan siang donk. Aku memang ga begitu suka makan di warung, soale aku belum pernah kost waktu sekolah. Tapi ada alasan yang lebih tepat lagi, isi dompet selalu tipis (kalau yang tebel tu isi gudang kalee).

Karena sering kehujanan & telat makan itulah mungkin aku jadi terkena flu. Meskipun flu selama seminggu, aku selalu masuk kerja. Bukan karena aku workholic, bukan juga karena lagi banyak kerjaan, tapi karena aku sudah ijin duluan sebelum sakit (ijinnya alasannya sakit), jadi ga enak kalau mau ga masuk lagi dengan alasan sakit, walah.

Selama flu aku juga tidak pernah makan obat, itu sudah kebiasaanku sejak beberapa tahun yang lalu. Aku pikir dengan terlalu sering makan obat disaat sakit terkena virus/bakteri, itu akan membuat antibody dalam tubuhku terlalu manja, jadi kalau ada serangan virus/bakteri, antibody akan lambat mengatsinya karena sering dimanja oleh obat-obatan, terutama anti biotik.

Di samping itu, terlalu sering mengkonsumsi obat juga bisa membuat kerja ginjal terlalu berat karena ada bahan-bahan kimia yang masuk dalam ginjal. Sisa obat-obatan tadi juga bisa mengendap dan membatu dalam ginjal sehingga suatu hari nanti akan membahayakan tubuh kita.

Memang kalau tidak minum obat sakitnya agak lebih lama pulihnya, tapi tak apalah yang penting kita suplai nutrisi untuk tubuh kita agar lebih kuat menahan gempuran. Jadi tak masalah kalau aku terkena flu agak lama sedikit, yang penting antibody jadi lebih tanggap darurat kalau ada serangan lagi dan tidak bergantung pada obat.

Gambar ngambil dari medicinenet.com

Posted in: Umum