Pemeliharaan Induk Ikan Nila

Posted on Juli 31, 2012

0


Request by Student of SMKN 1 Bawang

Pemeliharaan induk/calon calon induk ikan nila (Oreochromis niloticus) adalah untuk menghasilkan induk ikan nila yang siap memijah, sehingga menghasilkan anakan/benih nila yang berkualitas dan jumlah yang banyak.

Kriteria induk ikan nila yang baik adalah merupakan keturunan pertama dari induk dasar, berumur 6-8 bulan sejak menetas, meliliki panjang total tubuh 16-25 cm (jantan) dan 14-20 cm (betina), memiliki bobot tubuh 400-600 gram (jantan) dan 300-450 gram (betina), fekunditas 1000-2000 butir telur dan diameter telur 2,5 – 3,1 mm.

Untuk menghasilkan induk ikan nila yang siap memijah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan induk, yaitu :

  1. Kolam

Kolam induk ikan nila harus memiliki sumber air yang tidak tercemar, tersedia sepanjang tahun tetapi juga harus bebas dari resiko banjir. Dasar kolam berupa tanah liat berlumpur, dengan kedalam air 1,2-1,5 m. Air kolam sebaiknya memiliki parameter fisika dan kimia berupa temperatur: 25 – 30ºC; pH : 6,5 – 8,5; Oksigen terlarut (DO): lebih dari 5 mg/l; ammonia (NH3) : kurang dari 0,02 mg/l; Kecerahan Secci Disc: lebih dari 30 cm. Biasanya kolam pemeliharaan bagi induk ikan nila harus dipersiapkan terlebih dahulu, persiapan itu meliputi pengolahan dasar kolam, saluran air masuk dan keluar, serta persiapan lainnya.

  1. Pakan

Pakan untuk induk ikan nila harus tercukupi baik kualitas maupun kuantitas. Pakan induk ikan nila paling tidak harus mengandung protein minimal 25% dan lemak 6-8%. Pemberian pakan dilakukan 2 kali sehari dengan dosis 2% dari total bobot ikan.

  1. Kesehatan ikan

Kesehatan ikan sangat berengaruh terhadap pertumbuhan ikan dan juga perkembangan gonad induk ikan, sehingga harus selalu dipantau. Ikan harus selalu dihindarkan dari gangguan hama, parasit maupun bakteri. Pemeriksaan kesehatan ikan bisa dilakukan dengan cara melihat ikan di kolam, adakah yang mengalami stress (berenang tidak teratur, lemas, megap-megap dsb), atau dengan mengambil sampel ikan dari kolam, kemudian diamati ciri fisiknya, apakah ada gangguan atau tidak.

*** Baca Juga :

Pemeliharaan Induk Ikan Nila

Pemijahan Ikan Nila

Pendederan Benih Ikan Nila

Pengemasan Benih Ikan Nila

Posted in: Ikan